Ciomas merupakan pusat sentra pengrajin sepatu dan sandal di wilayah Bogor. Hampir seluruh warganya di wilayah tersebut, bekerja di bengkel-bengkel sepatu yang terletak di rumah-rumah. Sebagai usaha home industry, para pengrajin sepatu asal Ciomas mampu menghasilkan kualitas yang baik, dan tidak kalah dengan produk sepatu ternama. Hanya saja hingga saat ini usaha terebut masih terkendala oleh modal. Alhasil kini banyak para pengrajin sepatu di wilayah Ciomas gulung tikar.
Hal senada juga dikeluhkan oleh Pak Haji Ramdhan, salah satu pemilik pengrajin sepatu di wilayah tersebut. Menurutnya dengan modal yang kecil, dia harus membuat sepatu dengan kuantitas yang banyak. “Belum lagi dengan pembelian harga bahan baku yang terus naik dan biaya operasional. Itu kan juga harus dipikirkan berapa uang yang harus dikeluarkan,” keluhnya.
Ditambah lagi dengan adanya era perdagangan bebas yang kini semakin merajarela, terutama produk-produk asal Cina.
Padahal, sentra produksi sepatu di Ciomas ini sebelumnya merupakan sentra produksi sepatu andalan di wilayah Bogor. Memang, banjirnya produk Cina tidak terlepas dari persaingan pasar bebas. Meski begitu, Pak Haji Ramdhan, tetap berharap kondisi ini tidak terus menghantui kelangsungan usahanya.