
Entri oleh Administrator / February 17th, 2010
Teks dan Foto oleh Muhammad Zamroni
Kawasan Kota Tua, terutama Taman Fatahillah, terus berbenah. Meski mengundang banyak kontroversi, agaknya hal ini tidak berlaku bagi segelintir lapisan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya di kawasan ini.
Penutupan akses kendaraan bermotor ke dalam kawasan Taman Fatahillah, membuat kawasan ini menjadi nyaman untuk dikunjungi. Jumlah pengunjung pun meningkat, yang ujung-ujungnya menjadi “lahan baru” mencari nafkah.
Mulai dari penjaga parkir, penjual kopi, penjual suvenir, tukang ojek sepeda, tukang tato, hingga kelompok jathilan, menggantungkan hidupnya di taman ini. Meski terkesan sedikit semrawut, namun tidak mengurangi antusiasme pengunjung untuk menikmati suasana.
Semestinya program revitalisasi kawasan Kota Tua juga memasukkan program penataan para pedagang dan mereka yang mencari nafkah di kawasan ini, sehingga bisa menjadikan Taman Fatahillah menjadi salah satu tujuan wisata Jakarta yang nyaman dan sedap dipandang mata.

Kawasan Taman Fatahillah harus steril dari kendaraan bermotor, maka tukang parkir pun kebanjiran rezeki
(Bagi FK-wan yang ingin kisahnya dimuat dalam rubrik “Kisah Anda” ini, silakan kirimkan artikel beserta foto-foto ke email admin@fotokita.net. Jangan lupa cantumkan alamat, karena setiap karya yang dimuat akan mendapatkan sebuah merchandise menarik dari NGI)
3 komentar untuk artikel ini.
Christ
yahud. tempat yang ga pernah bosen buat dikunjungi.
February 17th, 2010 at 6:27 pm
ruli amrullah
wah, rame banget blog FK minggu2 ini! :)
beru berselang beberapa hari udah di posting artikel baru! :p
February 17th, 2010 at 10:16 pm
arif
T_T
blm prnh ksna…..
February 22nd, 2010 at 3:04 pm